Debate : First speaker FACEBOOK brings more harm than good



Affirmative
Motion : THBT FACEBOOK brings more harm than good

            The increasing of technology, make we more easier to get any information.  Facebook is social networking that can make all people know each other, make we have much friend in the world.  But develop of using facebook brings more harm than good.  For example, facebook using by students, caused many student lost their time to study, but for playing facebook, than, the students become lazy, the students not understand the lessons, because students nt concentrated in lessons, after that, they are unable to do examination well, finally.... the educational rate in Indonesia was decrease.  This impact is dangerous for government in Indonesia.
            In the fact, facebook also cause many crimes, for example, kidnaping, this crimes beginninng by facebook,first, the wicked asked victims to know, than they will be related, next, the wicked ask victims or inviting victims to meet him, afterthat, kidnapping be held,,, after the victim kidnapped, the family of victim notifyed this crime to police, the police was difficult when searching the wicked, because identifity of the wicked isn’t clear, or counterfeit.  Finally the victim is difficult to find, or we can’t fint the victims.
            Than, second cryme is deceivement that be held in cyber world. This cyber crime is many kind type of deceivement.  For example, many tadding that offers in facebook,, so, that facebook filled advertisement with diverse offering that interest it users like the prices are cheaper than other marketing, it makes many users interest the advertisement offers, but, actually the case is offering by advertisement is imitations thing.  Than,  second deceivement is ussually, the payment with transfered and god sent after the payment transfered, this situation will bring harm, because, may when the payment transfered, good never come or deceivement was be held...
            We believe that, any crimes and cyber crimes caused by facebook, because facebook can triggered many user do deviation and crimes.
            Proofed with much crimes and deviation that beginnig by facebook,so, because of the reasons, we can conclude that  FACEBOOK BRINGS MORE HARM THAN GOOD.

Resensi Novel "MARYAMAH KARPOV"



RESENSI NOVEL
“Maryamah Karpov”
Mimpi-mimpi Lintang







Disusun oleh:
Cahyaningsih Utami
XI IPA 1



KEMENTERIAN AGAMA
MADRASAH ALIYAH NEGERI PURBALINGA
TAHUN PELAJARAN 2012-2013






I. Identitas buku
1. Judul buku : Maryamah Karpov
2. Nama pengarang : Andrea Hirata
3. Tahun terbit : 2008
4. Penerbit : Bentang Pustaka, Yogyakarta
5. Jumlah halaman : 504 halaman
6. Penyunting : Imam Risdiyanto
7. Perancang sampul : Andreas Kusumahadi
8. Nomor ISBN : 978-979-1227-45-2


II. Kepengarangan :
Andrea merupakan lulusan program studi master of science di Perancis dan Inggris.     Maryamah Karpov adalah karya pemungkasanya setelah Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, dan Endesor.   Melalui tetralogi Laskar pelangi kita akan merasakan betapa setiap kalimat yang diciptakan memiliki kekuatannya sendiri.  Oleh karena itu, tentang Laskar Pelangi merupakan koleksi yang amat berharga untuk di miliki. "Jika dulu aku tak menegakkan sumpah untuk sekolah setinggi-tingginya demi martabat ayahku, aku dapat melihat diriku dengan terang sore ini; sedang berdiri dengan tubuh hitam kumal, yang kelihatan hanya mataku, memegang sekop menghadap gunungan timah, mengumpulkan napas, menghela tenaga, mencedokinya dari pukul delapan pagi sampai magrib, menggantikan tugas ayahku, yang dulu menggantikan tugas ayahnya.  Aku menolak semua itu! Aku menolak perlakuan buruk nasib kepada ayahku dan kepada kaumku.  Kini Tuhan telah memeluk mimpiku. Atas nama harkat kaumku, martabat ayahku, kurasakan dalam aliran darahku saat nasib membuktikan sifatnya yang hakiki bahwa ia akan memihak kepada para pemberani."   Keberanian dan keteguhan hati telah membawa kal pada banyak tmpat dan peristiwa. Sudut-sudut dunia elah ia kunjungi demi menemukan A Ling. Aapun ikal lakukan demi perempuan itu. Keberaniannya ditantang ketika tanda-tandakeberadaan A ling tampak.  Dia tetap mencari, meski tanda-tanda itu masih samar.  Dapatkah keduanya dapat ketemu kembali ?.  Novel ini menceritakan semua hal tentang Laskar Pelangi.  Tetap dengan sihir kata-katanya.  Anda akan dibawa Andrea pada kisah yang menakjubkan sekaligus meng

III. Sinopsis
Cinta itu gila! Begitulah peryataan yang sering kita dengar.  Banyak orang melakukan apa saja untuk cinta.  Bahkan tak jarang orang melakukan pengorbanan yang “gila” (tidak masuk akal) hanya untuk cinta.  Cinta itu membutakan! Setidaknya itulah yang menjadi ulasan pada buku keempat dari tetralogi laskar pelangi “Maryamah Karpov”.  Lalu, hal “gila” apa yang dilakukan Ikal (Andrea Hirata) untuk cintanya, A Ling?
Setelah menyelesaikan S2 di Sorbone University Prancis, Ikal (Andrea Hirata) kembali ke tanah kelahirannya di pulau Belitong.   Kerinduan! Itulah alasan yang mendasar kenapa Ikal kembali ke Belitong. Ia rindu kepada orang tuanya, rindu kepada Arai (sepupu jauh Ikal), rindu kepada masyarakat Belitong, rindu dengan alam Belitong dan lebih dari itu, ia rindu pada gadis impiannya yaitu A Ling.
Perjalanan dari Jakarta ke rumahnya di Belitong, dilalui Ikal dengan penuh perjuangan dan rasa letih.   Tapi semua itu pudar karena ia begitu merindukan ayahnya.  Lelaki pendiam itu sangat istemewa bagi Ikal.  Bahkan, Ikal mempersiapkan penampilan terbaiknya untuk bertemu dengan ayahnya.  Ikal mengenakan pakaian pelayan resotoran ketika bekerja di Perancis dulu.  Ketika bertemu dengan ayah, ibunya dan Arai, rasa haru tak dapat terbendung lagi.   Betapa Ikal sangat merindukan saat ini.  Saat bertemu dengan orang orang yang dicintainya.
Pulau Belitong tak seperti dulu lagi, masyarakat Belitong terpuruk setelah pabrik timah gulung tikar.   Walaupun demikian, suasana Belitong tak jauh berbeda dibandingkan saat Ikal melanjutkan studinya ke Perancis.  Masyarakat Belitong masih gemar membual, minum kopi ke warung, dan sangat menyukai taruhan.
Cerita dibuka dengan kehadiran seorang dokter gigi dari Jakarta yang bernama dokter Budi Ardiaz.   Ia adalah wanita kaya dan sebenarnya bisa hidup nyaman di Jakarta.  Akan tetapi, karena idealismenya, ia mengabdikan dirinya sebagai dokter di tanah Melayu, Belitong.  Namun sayangnya, setelah berbulan-bulan membuka praktek, tak ada satupun masyarakat yang mau berobat padanya.  Masyarakat lebih senang berobat ke dukun gigi dengan alasan bahwa mulut adalah sesuatu yang sensitif seperti kelamin.  Jadi, tak boleh sembarangan memasukkan tangan ke dalam mulut kecuali muhrim.   Kenyataan ini, membuat kepala kampung Karmun geram dan memaksa masyarakat untuk berobat pada dokter Diaz.   Tapi sayang, masyarakat tetap kekeh dengan prinsip yang telah mereka pegang.
Selanjutnya, diceritakan bahwa masyarakat Belitong menemukan dua jenazah yang terapung di air.   Kejadian itu mengagetkan masyarakat khususnya Ikal.  Terlebih, jenazah itu memiliki tato kupu-kupu mirip tato A Ling.   Konon kabarnya, dua jenazah tersebut tewas karena mencoba melarikan diri dari kawanan perampok yang bengis di pulau Betuan.   Hal ini membuat Ikal meyakini bahwa A Ling merupakan salah satu penumpang kapal ke pulau Betuan.   Ikal berniat ke pulau Betuan untuk menemukan A Ling.   Tapi tidak ada yang mau membantunya.  Malah, masyarakat melarang Ikal untuk berlayar ke pulau Betuan.  Pulau itu sangat berbahaya, jika mau ke sana jangan harap untuk bisa balik lagi. Ikal tidak menyerah.   Demi cinta! Itulah motivasi terbesar kenapa ia berusaha keras untuk bisa berlayar ke pulau Betuan.  
Dimana ada kemauan di situ ada jalan.   Niat Ikal untuk berlayar akhirnya dibantu oleh sahabat-sahabatnya (Laskar Pelangi) yang kini telah tumbuh dewasa dengan profesi beragam.   Lintang dan Mahar memiliki peran yang besar dalam masalah ini.   Dengan modal semangat, bantuan dari sahabat-sahabatnya, dan sedikit ilmu, Ikal mampu membuat sebuah kapal yang hebat.
Kapal itu diberi nama Mimpi-mimpi Lintang.  Walaupun Ikal telah berhasil membuat kapal, masih saja orang-orang mencemoohkannya dan tak ayal Ikal menjadi objek taruhan masyarakat Belitong. Tapi itu semua tidak menjadi penghambat untuk Ikal.  Sepertinya Dewi Fortuna sedang berpihak pada Ikal.   Bahkan, Ikal membuat orang terkagum-kagum dengan perjuangan hebatnya.
Setelah berhasil membuat sebuah kapal yang hebat, Ikal berangkat ke pulau Betuan bersama Mahar, Chung Fa dan Kalimut.  Mereka memiliki misi-misi yang berbeda untuk berlayar ke pulau Betuan.   Selama perjalanan menuju pulau Betuan, banyak sekali rintangan yang harus mereka tempuh.  Mulai dari angin laut, pembajak sadis, dan dunia mistik.   Tapi semua rintangan itu dapat ia lewati.   Akhirnya, Ikal dapat menemukan cinta sejatinya yang telah ia cari bertahun-tahun lamanya.   Bahkan separuh benua telah ia tempuh untuk menemukan A Ling.
Singkat cerita, Ikal membawa A Ling pulau Belitong.   Mereka berdua berniat untuk menikah.   Ikalpun meminta izin kepada keluarga A Ling agar diizinkan meminang A Ling.   Keluarga A Ling pun menyetujuinya.  Tapi sayangnya, ayah Ikal tidak menyetujui anak bujangnya meminang A Ling.






IV. Penilaian Buku
Kelebihan
*      Novel Maryamah Karpov memberikan pesan kepada kita (pembaca), agar kita jangan takut untuk bermimpi. Semua yang kita impikan pasti akan terwujud asal kita berusaha untuk mewujudkannya. “Ku beri tahu rahasia padamu, Kawan, buah yang paling manis dari berani bermimpi adalah kejadian-kejadian menakjubkan dalam perjalanan menggapainy” (hal: 343).
*      Seperti novel-novel sebelumnya, Andrea Hirata mencoba kembali menyuntikkan semangat dan motivasi kepada pembaca agar jangan pernah mengalah dengan nasib. “Bahwa semangat dan ilmu dapat menaklukkan apapun” (hal:335).
*      Untaian kata-katanya yang puitis dan deskripsi narasi yang jelas pada alur ceritanya. Membaca novel ini, seakan kita (pembaca) dapat mengetahui budaya masyarakat Belitong. Diantaranya adalah kebiasaan membual
*      dan melebih-lebihkan cerita. Juga kebiasaan menyematkan nama baru di belakang nama asli, semata-mata untuk mengolok-olok bahkan merendahkan martabat yang mempunyai nama. Seperti Berahim Harap Tenang, Tancap Seliman, Marhaban Hormat Grak dan lain sebagainya. Kejujuran Andrea Hirata dalam menulis novel ini membuat novel ini berbeda dengan novel kebanyakan. Lelucon dan humor juga menjadi bumbu dalam novel ini. Tak jarang kita (pembaca), tertawa membaca kisah masyarakat Belitong yang lucu dan penuh guyonan. Andrea Hirata sepertinya cermat sekali memahami kebudayaan Belitong secara keseluruhan. Sehingga, kita seolah bisa melihat jelas bagaimana realitas masyarakat Belitong sesungguhnya.
Kekurangan

*      Ada beberapa yang mengganjal setelah kita membaca novel ini. Jika kita cermati, judul novel Maryamah Karpov tidak ada kaitan langsung dengan keseluruhan ceritanya. Maryamah Karpov hanya diulas sedikit saja. Maryamah Karpov digambarkan sebagai seorang perempuan yang biasa dipanggil mak cik, mendapat tambahan nama belakang karena sering terlihat di perkumpulan jago-jago catur di warung kopi Usah Kau Kenang Lagi dan mengajari orang langkah-langkah ala Karpov. Selanjutnya, secara keseluruhan novel ini menceritakan tentang perjuangan Ikal untuk menemukan tambatan hatinya, A Ling. Ada juga hal yang ganjil pada cerita Maryamah Karpov yaitu terkait peran ibu Ikal yang tak berarti apa-apa ketika pelayaran ke pulau Betuan. Lebih dari itu, pengalaman fantasis Ikal selama berlayar terkesan terlalu hiperbola dan kurang masuk akal.
*      Pada akhir cerita, pembaca merasa bingung karena tidak adanya penjelasan tentang kelanjutan hubungan Ikal dengan A Ling. Mungkinkah karena tidak disetujui oleh ayah Ikal, maka rencana meraka untuk menikah batal? “Sebagaimana kawan tahu.  Aku ini, paling tidak menurutku sendiri, adalah lelaki yang berikhtiar untuk berbuat baik, patuh pada petuah orang tua, sejak dulu. Rupanya, begitu pula ayahku yang sederhana itu. Katanya, ia selalu menempatkan setiap kata ayah-bundanya di atas nampan pualam, membungkusnya dengan tilam” (hal: 1). Mungkinkah itu jawaban atas kelanjutan hubungann Ikal dengan A Ling? Kita hanya bisa meraba dan menemukan kebenarannya menurut analisis kita masing-masing.

V. Kesimpulan
Terlepas dari adanya beberapa kekurangan di atas, novel ini mempunyai banyak keistemewaan dan pembelajaran yang berharga untuk kita. Novel ini tak hanya sekadar kisah kehidupan anak manusia. Lebih dari itu, novel ini mengajarkan kita untuk berani bermimpi. Novel ini cocok dibaca untuk semua kalangan.

Dosa yang dianggap biasa_ Muhammad Shalih Al Munajjid

Riya’ dalam ibadah
Di antara syarat diterimanya amal shalih adalah bersih dari riya’ dan sesuai dengan sunnah. Orang yang melakukan ibadah dengan maksud agar dilihat orang lain maka ia telah terjerumus pada perbuatan syirik kecil, dan amalnya menjadi sia-sia belaka. Misalnya shalat agar dilihat orang lain. Allah Tabaroka wata’ala berfirman :
“Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apa bila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya’ (dengan shalat) di hadapan Allah. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali”. (An Nisaa : 142)
Demikian juga jika ia melakukan suatu amalan dengan tujuan agar diberitakan dan didengar oleh orang lain, ia termasuk syirik kecil. Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam memberi peringatan kepada mereka dalam hadits yang di riwayatkan oleh Ibnu Abbas Radhiallahu’anhu :
“Barangsiapa melakukan perbuatan sum’ah, niscaya Allah akan menyebarkan aibnya dan barang siapa melakukan perbuatan riya’ niscaya Allah akan menyebarkan aibnya”. (HR. Muslim :4/2289)
Barangsiapa melakukan suatu ibadah tetapi ia melakukannya karena mengharap pujian manusia di samping ridha Allah maka amalannya  menjadi sia-sia belaka, seperti disebutkan dalam hadits qudsi  :
“ku adalah sekutu yang Maha Cukup, sangat menolak perbuatan syirik, barangsiapa melakukan suatu amal dengan dicampuri perbuatan syirik kepadaKu, niscaya Aku tinggalkan dia dan (tidak aku terima) amal syiriknya”. (HR. Muslim. Hadits no : 2985)
Barangsiapa melakukan suatu amal shalih, tiba-tiba terdetik dalam hatinya perasaan riya’, tetapi ia membenci perasaan tersebut berusaha melawan dan menyingkirkannya maka amalannya tetap sah. Berbeda halnya jika ia hanya diam dengan timbulnya perasaan riya’ tersebut, tidak berusaha menyingkirkan bahkan malah menikmatinya maka menurut sebagian besar ulama, amal yang dilakukannya menjadi batal dan sia-sia.
------------------------------

Dosa yang dianggap biasa >Muhammad shalih al Munajjid

MENDENGARKAN DAN MENIKMATI MUSIK

Ibnu Mas’ud Radhiallahu’anhu bersumpah dengan nama Allah bahwa yang dimaksud dengan firman Allah:

“Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan, mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan” (Luqman : 6) adalah nyanyian [Tafsir Ibnu Katsir : 6/333]

Abi Amir dan Abi Malik Al Asy’ari Radhiallahu’anhu meriwayatkan, bersabda Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam:

“Kelak akan ada dari umatku beberapa kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamar, dan alat-alat musik” (HR Al Bukhari, Fathul Bari : 10/51)

Dan dalam hadits Anas bin Malik Radhiallahu'anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

“Kelak akan terjadi pada umat ini (tiga hal) : (mereka) ditenggelamkan (kedalam bumi), dihujani batu, dan diubah bentuk mereka, yaitu jika mereka minum arak, mengundang biduanita-biduanita (untuk menyanyi) dan menabuh (membunyikan) musik” [As Silsilah Ash Shahihah, 2203, diriwayatkan Ibnu Abi Dunya dalam kitab Dzammul Malahi dan At Tirmidzi no : 2212].

Nabi Shallallahu’alaihi wasallam melarang gendang, lalu menyatakan, seruling adalah suara orang bodoh dan tukang maksiat. Para ulama terdahulu seperti Imam Ahmad Ibnu Hanbal Rahimahullah berdasarkan hadits–hadits shahih yang melarang alat-alat musik secara mutlak telah menetapkan haramnya alat-alat musik seperti kecapi, seruling, rebab, simbab, dan yang lainnya.

Tidak diragukan lagi, alat-alat musik modern yang kita kenal saat ini masuk dalam kategori alat-alat musik yang dilarang oleh Nabi Shallallahu’alaihi wasallam. seperti piano, biola, harpa, gitar, dan sebagainya. Bahkan alat modern tersebut lebih cepat mempengaruhi mabuknya jiwa dari pada alat-alat musik zaman dulu yang telah diharamkan dalam beberapa hadits.

Menurut penuturan para ulama, di antaranya Ibnu Qayyim, keterlenaan dan mabuknya jiwa akibat pengaruh nyanyian lebih besar bahayanya dari pada akibat minum arak. Kemudian tak diragukan lagi, pelanggarannya akan lebih keras dan dosanya akan lebih besar jika alat-alat musik tersebut diiringi dengan nyanyian, baik oleh biduan atau biduan wanita. Lalu, bahayanya akan lebih bertumpuk jika untaian kata-kata syairnya berkisah tentang cinta, asmara, kecantikan wanita atau kegagahan pria

Karena itu tidak mengherankan jika para ulama menyebutkan, nyanyian adalah sarana yang menghantarkan pada perbuatan zina, menumbuhkan perasaan nifak di dalam hati. Dan secara umum, nyanyian dan musik adalah tema besar zaman ini yang melahirkan banyak fitnah.

Musibah itu semakin menjadi-jadi, setelah pada saat ini kita saksikan musik menyelusup setiap barang dan ruang. Seperti jam dinding, bel, mainan anak-anak, komputer, pesawat telpon, dan sebagainya.

Saat ini bahkan kita kenal istilah dakwah lewat musik. Adakah pencampuradukan antara kebenaran dan kebatilan yang lebih nyata dari ini ?

Untuk menghindari barbagai hal di atas sungguh memerlukan kekuatan hati yang tangguh. Mudah-mudahan Allah menjadi penolong kita semua. Amin …..


------------------------    

JKT48 - Flying Get


Nanananananananana
Nanananananananana
Nanananananananana
Nanananananananana

Wuuuuuuuhhhhh

Kilau-kilau matahari bersinar
Kobaran tak mengenal ampun on the beach
Suhu tubuh pun mendadak meningkat
Kegelisahan di musim panas itu hal biasa
Ketika bertukar pandang
Mengapa walau menghindar
Dirimu melihat kembali
Apakah jangan-jangan sebenarnya kau ...

Flying Getto
Ku berada selangkah didepan
Perasaanmu itu sekarang akan aku dapatkan
Flying Getto
Sebelum dibilang sesuatu
Dalam hati itu sengatan listrik trus terasa
Bersama siapapun (Bersama siapapun)
Dengan senyuman ini (Dengan senyuman ini)
Ku jadi jatuh cinta
Cinta pada itu hal wajar
Flying Getto
karenanya aku pun lebih cepat
Hatimu itupun saat ini semua milikku

Karena ku suka , Rabu Furage...
Bintang-bintang perasaan yang suci
Mencuri pandangan ke baju pantaiku
Kobaran cinta welcome ayo datang
Kalau dirimu tak jujur tak akan menyenangkan

Matamu itu seakan
Mengundang ku untuk datang
Walaupun itu hanyalah delusi
Jikalau ternyata tidak akan dimulai

Flying Getto
Walau kau menghilang sekalipun
Tetaplah dicoba memang dasarnya cowok penurut

Flying Getto
Selalu lakukan sebisa mungkin
Kalau diam saja cinta kan habis terjual

Walaupun ku melihat (Walaupun ku melihat)
Menjadi yang pertama (Menjadi yang pertama)
Ku sangat jatuh cinta dan tak ada yang menandingi

Flying Getto
Bagaikan menyuruh kesana
Melewati semua lelaki disekitarku

Keberuntungan , Rabu Furage...

Powered by Blogger.